FIFA menggaet Ronaldo sebagai model cover

FIFA vs PES, Manakah Game Sepakbola Terbaik?

Persaingan abadi antara dua game sepakbola terbaik di dunia saat ini, FIFA dan Pro Evolution Soccer (PES) selalu menarik untuk disimak. Baik FIFA maupun PES selalu bersaing dalam memberikan pengalaman memainkan game sepakbola yang memuaskan bagi para penikmatnya. Apalagi jika menyangkut perihal detail game experience, gameplay, penambahan in-game features, sampai tentunya menyoal grafis.

Perbandingan grafis PES vs FIFA

Perbandingan grafis PES vs FIFA

FIFA dan PES telah merilis edisi terbaru mereka, yaitu FIFA 2018 dan PES 2018 pada pertengahan tahun ini. Dan seperti biasa, persaingan kedua produk game konsol sepakbola tersebut selalu berhasil mencuri perhatian gamers di seluruh dunia. Sebut saja pemilihan pemain sebagai model cover CD game tersebut. Sudah bukan rahasia lagi jika FIFA akan menggaet pemain yang mampu bermain gemilang di musim sebelumnya, sebagai cover artist.

 

Sementara PES 2018 juga tak mau kalah dengan rivalnya tersebut. Namun PES justru melawan melalui penambahan fitur yang signifikan. Ini membuat game yang dikembangkan oleh Konami itu semakin realistis. Meskipun FIFA dan PES 2018 baru akan dirilis pada bulan September mendatang, kita sudah mengintip bocoran fitur yang ada lewat situs resmi kedua game tersebut.

FIFA 2018 Gaet Ronaldo Sebagai Model Cover

Di edisi kali ini, FIFA mencoba menarik pasar dengan memanfaatkan Cristiano Ronaldo sebagai bintang utama di trailer resmi mereka. Ronaldo menjadi ikon, menggantikan empat pesepakbola sebelumnya, yakni Marco Reus, Anthony Martial, James Rodriguez dan Eden Hazard. Ronaldo memenangi banyak gelar sepanjang tahun 2016-2017, sehingga digunakannya CR7 diharapkan mampu menjadi magnet bagi penggila video games.

FIFA menggaet Ronaldo sebagai model cover

FIFA menggaet Ronaldo sebagai model cover

Sosok Cristiano Ronaldo memang akan sangat mendominasi dalam game FIFA 2018 ini. Selain peningkatan kualitas dari fitur yang telah ada pada edisi sebelumya, FIFA 2018 juga memperkenalkan beberapa fitur terbaru. Kini, di edisi terbaru, FIFA bakal memperkenalkan fitur team style. Konsep dari team style ini yatu kita jadi bisa memainkan sebuah tim dengan kondisi real seperti yang terjadi saat ini.

Style dalam proses mencetak gol dalam game FIFA 2018 ini juga diklaim akan lebih dramatis dan seperti aslinya dibandingkan dengan versi sebelumnya. Selain itu, atmosfer teknis dan non teknis selama pertandingan menjadi lebih hidup. Pola lapangan yang semakin real, efek cahaya dari matahari jika laga di-set siang hari, plus interaksi antara pemain dengan suporter juga diklaim akan menghiasi FIFA 2018.

Penambahan Gimmick Jadi Senjata PES 2018

PES mengusung tema yang berbeda dengan saingannya, FIFA. Jika FIFA mengusung jargon The World’s Game, maka PES akan hadir dengan slogan Where Legends are Made. Jika FIFA 2018 memunculkan Cristiano Ronaldo, maka PES 2018 otomatis menggaet sang rival. Adalah trailer yang menayangkan pertandingan antara Barcelona melawan Paris Saint Germain dalam babak perempat final Liga Champions musim lalu.

Gameplay PES 2018

Gameplay PES 2018

Salah satu keunggulan PES 2018 dibanding FIFA 2018 adalah lisensi resmi kompetisi Liga Champions, Liga Europa, hingga Liga Champions Asia. PES 2018 mulai menebar ancaman kepada FIFA dengan fitur strategic dirbbling dan real touch+. Dua fitur tersebut membuat player menonjolkan nuansa real pemainnya saat menggiring bola. Selain itu, ada juga saat melewati hadangan dan kemampuan untuk show weaker foot pada pemain bertahan.

Grafis juga menjadi fokus dari tim pengembang PES 2018. Meskipun di PES 2017 sudah sangat oke, untuk edisi 2018 kali ini PES akan menghadirkan visual yang lebih detail. Grafis wajah pemain hampir mendekati persis, bahkan hingga kucuran keringat pemain yang terlihat sangat real. Menurut kabar, mereka menggunakan 20.000 orang asli yang dihadirkan dalam proses pembuatannya.


Gameplay ASTARK Football Indonesia

ASTARK, Game Football Manager Android Indonesia

Minat masyarakat di dunia terhadap sepakbola tidak pernah surut dari jaman ke jaman. Berbagai hal berbau sepakbola selalu saja laris diserbu jutaan penggemarnya. Mulai dari pertandingan sepakbola, koleksi merchandise sepakbola bahkan hingga merambah ke sektor game. Yang terakhir merupakan salah satu elemen yang membuat animo masyarakat terhadap sepakbola terus meningkat.

ASTARK Football Indonesia mengusung teknologi AR

ASTARK Football Indonesia mengusung teknologi AR

Sejak jaman game konsol mulai populer di tanah air, popularitas game sepakbola terus saja meningkat. Terlihat dari paera pengembang game yang terus memperbaiki kualitas game tersebut dari tahun ke tahun. Mulai dari mengeluarkan edisi berbeda untuk konsol yang sama hingga membuat game sepakbola untuk versi yang kompatibel dengan konsol game keluaran terbaru.

Dan kini memasuki era digital, kepopuleran game pun mulai merambah ke sektor smartphone Android. Adalah sebuah pengembang game android yang membuat game bertema sepakbola untuk gadget android. Diberi nama ASTARK Football, game yang satu ini merupakan game android pertama bertemakan sepakbola asli Indonesia dengan teknologi Augmented Reality (AR).

Bertarung Menjadi Manajer Terbaik di ASTARK Football

PT Astar Asia Global dan PT ARE Teknologi Kreasi, resmi meluncurkan aplikasi mobile gaming sepak bola yakni ASTARK Football pada akhir tahun 2016 lalu, tepatnya 4 Desember 2016. ASTARK Football merupakan aplikasi yang berkonsep manajer. Dengan disematkanya teknologi AR trading cards dalam aplikasi tersebut, pengguna bisa memainkan figur pesepak bola dalam dalam bentuk tiga dimensi.

Gameplay ASTARK Football Indonesia

Gameplay ASTARK Football Indonesia

Ini merupakan kali pertama di Indonesia, aplikasi permainan sepak bola menggunakan teknologi augmented reality (AR) trading cards. Inti dari seluruh permainan di aplikasi ini adalah berkompetisi melawan pengguna lain. Mereka harus membuktikan siapa yang mampu membangun dan melatih tim terbaik.

Aplikasi ini sejatinya memiliki unsur serta konsep yang sama dengan aplikasi sejenis seperti Football Manager. Namun, ASTRAK Football menawarkan beberapa perbedaan. Dalam unsur pemilihan pemain misalnya. Aplikasi ini tidak menyuguhkan para pesepak bola internasional, melainkan hanya memberikan materi para pemain dalam negeri saja.

Hal itu bertujuan untuk menjembatani penggemar sepak bola di tanah air dengan para pemain idola mereka. “Kami ingin membuat sebuah wadah interaksi yang unik untuk penggemar sepak bola di Indonesia,” kata pesepak bola tanah air sekaligus Founder ASTARK, Arthur Irawan, dalam acara tersebut.

Main ASTARK Football, Bepe Incar Karakter Boaz Salossa

Selain menawarkan teknologi Augmented Reality, ASTARK Football juga menawarkan penggunanya untuk membeli item berupa trading cards, untuk memuluskan jalannya permainan. Trading cards merupakan satu paket kartu yang terdiri dari beberapa elemen seperti pemain, tempat latihan dan skill pemain.

Bambang Pamungkas incar karakter Boaz di ASTARK

Bambang Pamungkas incar karakter Boaz di ASTARK

“Para pengguna tidak hanya sekedar mengoleksi kartu-kartu saja, melainkan bisa turut berinteraksi dengan hal itu. Sebab, kartu-kartu itu bisa diintegrasikan ke dalam aplikasinya,” kata Co-Founder PT. ARE Teknologi Kreasi, Peter Shearer.

Sementara itu, Bambang Pamungkas yang turut hadir dalam acara ini, menyambut positif aplikasi tersebut. Menurut Bepe, ini merupakan terobosan baru untuk lebih mengenal pesepak bola tanah air. Sang pemain sendiri mengaku telah memainkan game ASTARK Football Manager ini.

“Aplikasi ini menarik dan spesial karena mengedepankan para pemain lokal. Efeknya hal itu bisa menjadi jembatan rasa nasionalisme untuk para pengguna terhadap pemain asal negara mereka sendiri,” ujar pemain yang biasa dipanggil Bepe tersebut.

Tidak hanya menjajal  game ASTARK ini saja. Bahkan Bepe mengaku mulai keranjingan memainkan game android yang satu ini. Mantan penyerang gaek timnas Indonesia tersebut juga mengaku bahwa dirinya mengincar sosok karakter pemain Boaz Salossa dalam game tersebut. Menurutnya karakter Boaz di game ASTARK sangatlah kuat, sesuai dengan fakta di lapangan.


Game PS1 Super Shot Soccer

Super Shot Soccer, Game Bola Tapi Pake Jurus

Sebelum game online yang ada pada generasi millenial saat ini booming, para generasi 90-an pasti pernah merasakan serunya bermain game konsol dengan kualitas grafik seadanya. Betul sekali, apalagi kalau bukan konsol buatan Sony, Playstation. Pada awal kemunculannya, game konsol buatan Jepang ini memang sempat meledak di kalangan masyarakat tanah air.

Tim yang ada pada game Super Shot Soccer

Tim yang ada pada game Super Shot Soccer

Ketika itu, harga game konsol tidaklah semahal game-game jaman sekarang. Karena tentu saja jaman dahulu konsol Playstation masih bisa menggunakan CD Game bajakan. Tidak seperti sekarang yang terjadi pada konsol Playstation 3 dan Playstation 4. Hal ini tentu saja membuat pengalaman memainkan game pada jaman dulu menjadi lebih bervariatif.

Game yang menjadi favorit pada jaman Playstation dan Playstation One jaman dulu sangatlah banyak. Sebut saja Harvest Moon, Winning Eleven, Crash Bandicoot hingga Bishi Bashi. Namun jika anda merupakan salah satu penggemar berat game Playstation, pasti anda mengetahui game berjudul ‘Super Shot Soccer’. Mari sedikit bernostalgia dengan game yang satu ini.

Game Sepakbola Imajinasi Tingkat Dewa

Jika lahir pada era 90-an, pasti anda mengetahui game bernama Super Shot Soccer. Game yang dikembangkan oleh perusahaan Tecmo ini menjadi saingan game sepakbola lainnya (winning eleven saat itu). Tidak jauh berbeda dengan Winning Eleven, Super Shot Soccer juga terdiri dari banyak pilihan tim nasional. Hanya saja nama pemain bola dalam game tersebut diplesetkan sedikit.

Game PS1 Super Shot Soccer

Game PS1 Super Shot Soccer

Seperti misalnya Gabriel Batistuta  yang diplesetkan menjadi Lagosteta. Hal ini diduga untuk menghindari royalti yang telah dimiliki Konami atas game Winning Elevennya. Kualitas grafik sederhana, masih lebih bagus FIFA  atau bahkan WE kala itu, namun game ini tetap saja menjadi favorit waktu itu.

Setelah ditelusuri, ternyata faktor yang membuat Super Shot Soccer menjadi favorit adalah karena fitur ‘jurus’ yang tidak dimiliki game sepakbola seperti FIFA ataupun WE. Dan yang membuat game ini tambah keren adalah para pemain tidak akan cidera meskipun telah menerima jurus dengan kekuatan yang hebat dari pihak lawan.

Jenis Jurus Yang Ada Pada Super Shot Soccer

Super Shot Soccer merupakan game sepak bola dengan kekuatan-kekuatan super atau jurus. Masing-masing negara mempunyai ciri khas mereka sendiri sesuai dengan ciri khas negara tersebut. Tidak hanya tendangannya, jurus terseut juga ada dalam teknik bertahan dan juga teknik dalam perebutan serta mempertahankan bola.

Gameplay Super Shot Soccer

Gameplay Super Shot Soccer

  • Jepang mempunyai kekuatan badai angin untuk bertahan. Badai tersebut bisa membuat pemain tidak terlihat. Selain itu, kapten timnas juga bisa melakukan tendangan naga.
  • Arab Saudi mempunyai kekuatan pasir panas yang bisa membuat pemain-pemain lawan jadi pingsan beberapa saat. Sebab gurun pasir merupakan ciri khas yang dimiliki negara tersebut.
  • Amerika Serikat memiliki jurus bertahan dengan patung liberty yang menjadi ikon kebebasannya. Selain itu Liberty juga  berguna untuk merebut bola dari lawan secara cepat.
  • Perancis mempunyai jurus menara Eifelnya yang mampu mengeluarkan tegangan listrik ke lawan sampai pingsan.
  • Cina merupakan tim yang memilki jurus untuk bertahan. Tembok tersebut bisa menahan serangan seperti baik tendangan biasa maupun tendangan yang menggunakan kekuatan seperti tendangan naga.
  • Selain Jepang, Brasil juga memiliki jurus tendangan naga.
  • Selain tendangan, ada juga sundulan maut seperti yang dimiliki Jerman Afrika Selatan, dan beberapa negara lain yang mempunyai jurus itu.
  • Sementara itu Kamerun memiliki tendangan melengkung super tajam, Meksiko memiliki tendangan petir lalu lemparan super yang hanya bisa dilakukan oleh kiper Paraguay.