Benarkah main game mengurangi resiko ejakulasi dini?

Adakah Manfaat Game Bagi Kesehatan?

Bermain video game selalu identik dengan hal negatif bagi sebagian orang. Hal ini disebabkan karena beberapa kasus kecanduan bermain game yang dialami oleh banyak orang, khususnya remaja dan anak-anak. Kecanduan akan permainan video game memang membuat resah orang banyak, terutama bagi para orang tua. Kebanyakan anak yang kecanduan video game prestasi akademisnya menurun.

Game dapat membantu terapi penyembuhan bagi anak-anak

Game dapat membantu terapi penyembuhan bagi anak-anak

Seiring berjalannya waktu, citra video game pun perlahan berubah. Dari yang tadinya dianggap negatif kini menjadi berguna bagi tumbuh kembang anak tergantung pada penggunaannya. Ini dikarenakan semakin banyak penelitian yang membuktikan bahwa video game ternyata memiliki banyak manfaat bagi perkembangan mental anak. Tentu saja jika game tersebut masih dimainkan dengan sewajarnya.

Disamping memiliki manfaat bagi sisi psikologis, video game juga memiliki manfaat bagi kesehatan fisik. Meski banyak juga bahaya yang mengintai kesehatan fisik jika terlalu banyak bermain video game. Sebuah penelitian dilakukan tentang hubungan manfaat antara video game dengan kesehatan. Hasil penelitian tersebut termasuk mengejutkan, sebab mengatakan bahwa video game bisa mengurangi resiko ejakulasi dini. Benarkah demikian?

Manfaat Bermain Game Bagi Kesehatan

Apakah game memiliki manfaat bagi kesehatan?

Apakah game memiliki manfaat bagi kesehatan?

  • Terapi Penyakit Kronis untuk Anak-anak
    The University of Utah mengadakan penelitian tentang pengaruh game terhadap penyakit kronis seperti autisme, depresi, dan penyakit Parkinson. Dan hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa pasien yang bermain game terlihat memiliki ketahanan dan daya juang lebih tinggi mereka dibandingkan yang tidak bermain game.
  • Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak
    Peneliti dari Deakin University, Melbourne, Australia meneliti 53 balita yang bermain game interaktif di depan layar televisi. Dan hasilnya ditemukan bahwa mereka yang memainkan “game interaktif” akan memiliki keterampilan motorik lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak.
  • Mengurangi Stress dan Depresi
    2009’s Annual Review of Cybertherapy and Telemedicine menyebutkan bahwa gamers dapat melampiaskan rasa frustasi dan depresi lewat video game. Hal ini dapat membantu mereka untuk menenangkan pikiran dari masalah mental yang dialaminya.
  • Memberikan Efek Penghilang Rasa Sakit
    Video game tidak hanya dapat mengurangi rasa sakit emosional saja, tetapi juga mereka yang menderita sakit secara fisik. Salah seorang psikolog University of Washington mengembangkan sebuah permainan yang dapat membantu pasien rumah sakit yang menderita sakit fisik.
  • Meningkatkan Kemampuan Penglihatan
    Permainan yang membutuhkan jumlah perhatian, pelatihan, dan adrenalin yang tinggi seperti game perang diklaim bisa meningkatkan kemampuan penglihatan seseorang. Seorang psikolog Visual Development Lab of Ontario’s McMaster University, dr. Dephen Maurer menyebutkan bahwa bermain game seperti Medal of Honor dan Call of Duty berguna bagi terapi penyembuhan mata katarak.

Video Game Bisa Kurangi Resiko Ejakulasi Dini?

Benarkah main game mengurangi resiko ejakulasi dini?

Benarkah main game mengurangi resiko ejakulasi dini?

Seorag ahli medis dari Sapienza University of Rome, Italia,mengungkapkan sebuah fakta menarik tentang bermain game dengan kemampuan seksual seseorang. Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Sexual Medicine ini, terdapat 600 pria dengan rentang usia 16 hingga 50 tahun yang dilibatkan.

Dari para partisipan ini, para peneliti menyimpulkan bahwa resiko masalah ejakulasi dini ditemukan lebih rendah pada pria yang bermain game setidaknya satu jam dalam sehari. Sayangnya, gamers tersebut juga dinilai memiliki gairah seks atau tingkat libido yang cenderung lebih rendah jika dibandingkan non gamers.

Meski begitu, penelitian tentang hubungan games dengan kemampuan seksual seseorang ini dianggap belum memiliki keterkaitan yang signifikan. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut akan dilakukan demi memastikan seberapa besar pengaruh video game pada seksualitas seseorang.


Efek Bermain Game Pada Otak Manusia

Bisakah Game Berpengaruh Pada Kesehatan?

Perkembangan teknologi tidak hanya membawa kita kepada kemajuan dalam hal-hal yang berbau ilmu pengetahuan yang bersifat formal saja. Perkembangan teknologi ternyata telah membawa kita terhadap hal untuk sekedar bersenang-senang. Caranya tentu saja lewat konsol game yang sejak pertama kali diluncurkan hingga saat ini masih saja mengalami perkembangan.

Game konsol terus mengalami perkembangan

Game konsol terus mengalami perkembangan

Sebut saja Nintendo, Sega, Playstation, Xbox dan masih banyak lagi. Berbagai produsen game konsol tersebut bahkan terus menyempurnakan produk ciptaan mereka hingga saat ini. Mulai dari anak-anak bahkan hingga orang dewasa jaman sekarang masih saja menggemari permainan game konsol. Bahkan dari ketertarikan orang-orang terhadap game konsol terkadang bisa menjurus ke hal  negatif.

Biar bagaimanapun, permainan video game tentu memiliki efek bagi seseorang. Tentu saja tidak hanya tentang efek negatif saja, kegiatan memainkan video game juga memiliki pengaruh positif bagi yang memainkan. Disinilah terbagi dua pihak yang mana salah satu pihaknya menyebut bermain video game memiliki manfaat. Sedangkan pihak yang satunya justru memandang sebaliknya.

Pengaruh Video Game Bagi Otak Manusia

Video game selalu dikaitkan dengan anak-anak, pernyataan tersebut tidak 100% salah. Sebab sebuah penelitian menyebutkan pada tahun 2016 mencatat bahwa rata-rata usia pemain video game ternyata meningkat. Kini tidak hanya anak-anak saja, melainkan mereka yang berusia produktif juga seperti kecanduan bermain game. Saking luar biasanya pesona yang ada pada game, akhirnya timbul pertanyaan ‘apakah video game berpengaruh pada otak?’.

Efek Bermain Game Pada Otak Manusia

Efek Bermain Game Pada Otak Manusia

Sebuah riset pun dilakukan dengan untuk mengetahui pengaruh video game pada otak dan perilaku manusia. Adalah seorang penulis review di Jurnal Frontiers in Human Neuroscience, Marc Palaus bersama teman-temannya me-review 116 penelitian ilmiah, untuk mencari tahu adanya perubahan struktural pada otak manusia akibat game. Selain itu Palaus juga melakukan 100 penelitian tentang perubahan pada fungsi otak atau perilaku.

“Selama bertahun-tahun media menciptakan berbagai klaim mengenai video game dan dampaknya pada kesehatan dan kegembiraan orang, game kadang-kadang dipuji kadang dicaci, tapi tanpa data pendukung,” ujar Palaus saat diwawancara sebuah media berita online

Dampak Game Bagi Kesehatan Manusia

Dengan semakin mudahnya seseorang mendapatkan akses bermain video game di jaman sekarang ini, tentu memperbesar resiko adanya dampak negatif dari video game. Kini jika ingin bermain game, seseorang tidak perlu repot-repot ke warnet, rental atau bahkan membeli game konsol yang mahal. Hanya tinggal mendownload saja, maka game pun bisa dimainkan dari smartphone.

Dampak Buruk Game bagi Kesehatan

Dampak Buruk Game bagi Kesehatan

Maka dari itu timbulah berbagai macam efek negatif yang diakibatkan oleh kecanduan bermain game. Berikut adalah masalah kesehatan yang bisa timbul akibat kecanduan video game:

  • Mata Lelah
    Mata merupakan elemen utama dalam bermain video game. Ketika kita bermain game, mata akan terus-menerus diforsir untuk menatap visualisasi game tersebut. Hal ini lah yang bisa membuat mata kita menjadi lelah.
  • Wasir/Ambeien
    Orang yag kecanduan bermain video game biasanya bisa duduk berjam-jam untuk menyelesaikan permainan mereka. Ini dapat menyebabkan peredaran darah tidak lancar di daerah anus tidak lancar sehingga terjadi wasir atau ambeien.
  • Metabolisme Menurun
    Minimnya aktifitas fisik ketika bermain video game membuat metabolisme menjadi turun. Efek jangka panjang dari hal ini antara lain menyusutnya otot, obesitas, sakit pinggang hingga menurunnya sistem imunitas yang membuat jadi mudah terkena penyakit.
  • Sindrom Carpal Tunnel
    Carpal Tunnel merupakan semacam cedera otot tangan. Biasanya ditandai dengan kesemutan, mati rasa, kelemahan pada pergelangan tangan dan jari. Tekanan dan ketegangan saraf di bagian pergelangan tangan merupakan penyebab seseorang terkena sindrom yang satu ini.