PC Building Simulator

B.a.S PC, Game Untuk Belajar Rakit Komputer Sendiri

Komputer merupakan hal yang vital dalam menjalani kehidupan di era digital ini. Segala kegiatan baik itu pada sektor politik, sosial, ekonomi bahkan edukasi pun saat ini telah menggunakan komputer sebagai media. Hal ini merupakan sesuatu yaang tidak bisa dihindari sebagai efek daripada digitalisasi dan globalisasi. Saat ini, semua kegiatan membutuhkan komputer sebagai penunnjang.

Gameplay Building PC  Simulator

Gameplay Building PC Simulator

Jaman sekarang sangat mudah untuk bisa mendapatkan satu unit komputer. Bahkan beberapa penjual pun menawarkan sejumlah paket yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan. Namun terkadang bagi orang awam, masih banyak yang bingung bagaimana memilih komputer yang spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan. Malah tidak jarang yang tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Maka dari itu, sebuah pengembang software dan aplikasi di dunia meluncurkan yang sangat bermanfaat. Adalah game PC Build Simulator yang sangat berguna bagi para user yang sedang belajar merakit komputer sendiri. Game PC Build Simulator semacam ini banyak versinya, ada yang ber-genre pure simulator, ada juga dengan nuansa game advance, seperti model Build and Sell PC.

PC Building Simulator, Game Unik Syarat Edukasi

Seorang developer asal Rumania yang dikenal dengan nickname Claudiu baru-baru ini merilis sebuah game menarik berjudul PC Building Simulator. Sejauh ini masih dalam tahap pre-alpha, game ini dimaksudkan supaya orang-orang dapat belajar merakit PC sendiri, atau bagi mereka yang sekadar ingin mencoba konfigurasi hardware baru.

PC Building Simulator

PC Building Simulator

PC Building Simulator disajikan dalam grafik tiga dimensi yang cukup apik berkat penggunaan engine Unity. Tujuan utama yang perlu dicapai tidak lain dari merakit komponen demi komponen hingga menjadi komputer yang siap pakai.

Komponen yang dimaksud sangat mendetail, bahkan sampai ke baut spacer (dudukan motherboard) individual. Bahkan pemasangan tiap-tiap kabelnya pun juga diperhatikan, dimana Anda harus memilih jenis konektor kabel (SATA, PCI-E, dll) yang tepat, dan menancapkannya ke colokan yang tepat pula.

Berhubung masih pre-alpha, pastinya game ini masih punya banyak kekurangan, salah satunya dalam hal pilihan komponen yang tersedia. Pengembangnya berjanji untuk terus menyempurnakannya, bahkan menambahkan Career Mode supaya pemain jadi lebih tertantang lagi.

B.a.S PC, Belajar Rakit PC Lewat Game

Adalah sebuah kelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya yang memperkenalkan game simulasi merakit komputer ini. Merupakan game simulasi merakit komputer pertama di Indonesia, game ini diberi nama B.a.S PC (Build and Sell Personal Computer). Beranggotakan tiga orang, yaitu: Muhammad Ibnu Fahmi, Mahendra Harsa Wardhana dan Bayu Yudha.

Game Build and Sell PC

Game Build and Sell PC

Game simulasi yang satu ini pada awalnya merupakan project yang diperuntukan tugas praktek mereka. Akan tetapi melihat manfaat yang cukup mengagumkan, pihak kampus pun menyalurkan dana untuk pengembangan game ini. Pihak kampus ITS menilai bahwa kreatifitas yang dimiliki mahasiswa semacam ini jangan sampai disia-siakan.

Cara memainkan permainan ini pun juga cukup simpel. Kita hanya perlu klik Start untuk memulai. Pilih pelanggan yang akan dirakitkan pertama (jenis PC yang dirakit sesuai dengan kebutuhan penggunanya). Pasang komponen sesuai letak dengan benar. Ketika semua komponen telah terpasang, klik start untuk menghidupkan PC dan merakit PC yang lain. Rakitlah PC sebanyak-banyaknya hingga waktu yang tersedia habis.

Spesifikasi yang dibutuhkan untuk memainkan game ini juga terbilang kecil. Karena pengembangannya sendiri hanya menggunakan Platform Macromedia Flash CS5 dam ActionScript 3.0. lalu untuk urusan Desain grafis mereka mengandalkan CorelDRAW X6.


Action Figure Bapak-Bapak Model Bungkus Rokok

Tokoh Asli Indonesia Yang Diabadikan Jadi Action Figure

Ketika mendengar kata action figure, imajinasi kita pasti langsung mengarah kepada hal seperti mainan anak kecil, kartun, jepang bahkan otaku. Padahal sesungguhnya action figure tersebut bukanlah hanya sekedar mainan biasa. Dan kenyataannya pun yang mengoleksi justru kebanyakan orang dewasa, bukannya anak kecil yang sebagaimana yang dipikirkan morang-orang.

Action Figure Pak Ahok sedang berpose dengan para Avenger

Action Figure Pak Ahok sedang berpose dengan para Avenger

Action Figure itu sendiri mulai masuk ke tanah air pada sekitar tahun 1980-an. Namun pada saat itu masih merupakan action figure impor karena Indonesia belum memproduksi. Baru pada sekitar tahun  1995-an masyarakat mulai mengenal mainan pajangan ini. Namun keterbatasan informasi menyebabkan masyarakat tanah air masih sulit untuk berburu action figure.

Banyak yang beranggapan bahwa mainan action figure ini kebanyakan memproduksi figur/sosok tokoh fiktif yang hanya ada pada film, kartun maupun cerita dongeng. Namun seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, kini bisa kita temui action figure yang merupakan sosok real. Yang paling baru yaitu sebuah action figure Ahok yang sempat viral di sejumlah media sosial.

Action Figure Dengan Kearifan Lokal

Bagi kalian para pecinta anime atau kartun jepang seperti Naruto, One Pice dan masih banyak lagi, pasti sudah tidak asing dengan mainan action figure tokoh-tokoh kartun di atas. Berbagai ukuran dan pose action figure Naruto maupun Monkey D. Luffi pasti pernah kalian lihat setidaknya di internet. Namun taukah anda jika ada action figure yang mengambil tokoh-tokoh asli Indonesia, dan berikut ini adalah contohnya:

Pandawa 5 dalam bentuk action figure

Pandawa 5 dalam bentuk action figure

  • Pandawa Lima
    Yang pertama merupakan sosok yang diambil dari tokoh pewayangan Nusantara. Pandawa yang terdiri dari Yudistira, Bima, dan Arjuna serta Nakula dan Sadewa. Ketiga tokoh pertama merupakan anak kandung dari Kunti, sedangkan Nakula dan Sadewa merupakan anak kembar dari Mandri. Jika dulu kita hanya bisa mengetahui bentuk visual mereka dari wayang, kini sosok 5 serangkai ini bisa kita koleksi dalam bentuk action figure.
  • Gatotkaca
    Gatotkaca adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata. Gatotkaca dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa bahkan sampai ada jargon ‘Otot Kawat Tulang Besi’. Karena image gagah yang dimilikinya, para produsen action figure ini tertarik untuk membuat sosok Gatotkaca ini ke daam bentuk action figure.
  • Wiro Sableng
    Yang ini sebenarnya hanyalah tokoh fiktif yang diciptakan oleh ayahanda dari Vino G. Bastian, yaitu Bastian Tito. Berawal dari cerita komik, Wiro yang terkenal dengan ciri khas simbol 212 itu akhirnya diangkat menjadi serial tv dan layar lebar. Dan kini, kita bisa memiliki sosok Wiro Sableng tersebut dalam bentuk mainan action figure.

Tokoh Action Figure Indonesia Yang Unik

Selain sosok fiktif yang mengangkat dari cerita rakyat, legenda ataupun mitos, action figure juga ada yang mengambil sosok real. Biasanya action figure jenis ini diproduksi sebab popularitas tokoh tersebut sempat meledak di seluruh penjuru tanah air. Ada yang popularitas karena hal positif dan prestasinya, hingga popularitas yang negatif yang membuat kita tidak habis pikir. Berikut adalah contohnya:

Action Figure Bapak-Bapak Model Bungkus Rokok

Action Figure Bapak-Bapak Model Bungkus Rokok

  • Gubernur Ahok
    Ahok yang bernama lengkap Ir. Basuki Tjahaya Purnama ini merupakan sosok yang berhasil menarik perhatan dunia. Didakwa atas pasal penistaan agama, kini Ahok terpaksa menjalani hukuman 2 tahun penjara. Kasus yang menimpa Ahok ini memancing simpati pendukungnya di seluruh dunia, hingga kini ada yang mengabadikan sosok Ahok dalam bentuk Action Figure Ahok.
  • Sumanto
    Kalau yang satu ini termasuk agak nyeleneh. Bagaimana tidak, sosok Sumanto yang diproduksi dalam bentuk action figure ini merupakan seorang terdakwa kasus kanibalisme pada beberapa tahun lalu. Ada yang mau koleksi Actionn Figure Sumanto?
  • Model Bungkus Rokok
    Jika anda mengira action figure sumanto sudah sangat gila, anda pasti belum melihat yang satu ini. Adalah sosok seorang pria di iklan peringatan bungkus rokok yang entah siapa namanya. Entah apa yang dipirkan si produsen action figure ini saat berniat memproduksinya.

Gameplay SNAIL for Android

SNAIL, Games Syarat Edukasi Kemaritiman Indonesia

Sejak Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti melakukan gebrakan terhadap zona maritim di nusantara, jargon “Tenggelamkan!” pun semakin populer di masyarakat tanah air. Langkah ekstrim Ibu Menteri yang bahkan tidak lulus smp ini menuai banyak pro kontra, ada yang setuju maupun menentang keras kebijakan Menteri Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti

Fenomena ini membuat kesadaran masyarakat akan wilayah maritim Indonesia yang sempat terlupakan kembali menyala. Menteri Susi selalu saja memberikan pesan positif yang bisa menanamkan kesadaran masyarakat terhaadap kelautan Indonesia. Seperti misalnya komentar Ibu Susi di salah satu video yang sempat viral media sosial Instagram, “Ingat, makan ikan. Kalau tidak, nanti saya tenggelamkan!”.

Semangat kemaritiman dari Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan ini tampaknya menular ke banyak generasi muda. Bahkan kini ada sekelompok mahasiswa yang mengembangkan sebuah aplikasi permainan tentang Laut Indonesia. Kelompok mahasiswa dari Fakutas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (Unair) tersebut menamakan game berbasis Android tersebut ‘SNAIL’.

Game Android Tentang Kekayaan Laut Indonesia

Meski memiliki kekayaan biota laut yang menakjubkan, wawasan dan pengetahuan anak Indonesia tentang kondisi kemaritiman sangatlah minim. Meliha fenomena ini, sekelompok Mahasiswa FKP Unair tergerak untuk merancang sebuah sarana edukasi kemaritiman untuk usia dini yang cukup unik. Disebut unik sebab sarana tersebut berbentuk sebuah aplikasi permainan yang dioperasikan lewat smartphone Android.

Gameplay SNAIL for Android

Gameplay SNAIL for Android

SNAIL adalah sebuah game berbasis Android yang dapat dimainkan oleh dua orang atau lebih. Ketika akan memulai, pemain disuguhkan dengan dua tema background berbeda yang dapat dipilih. Tema tersebut terdiri dari laut dan terumbu karang. Di samping memilih tema, pemain juga diharuskan memilih karakter dan jumlah karakter yang ingin dimainkan.

Cara memainkan game ini juga bisam dibilang cukup mudah. Pemain tinggal melempar dadu. Ketika pemain sampai pada bagian ular maupun tangga, pemain diharuskan menjawab sebuah pertanyaan seputar maritim. Tidak hanya itu, permainan SNAIL ini juga sangat baik dari segi tampilan, background, dan karakter yang dapat menambah pengetahuan tentang kemaritiman Indonesia.

“Dengan anak bermain game ini diharapkan para orang tua tidak perlu khawatir dan takut anaknya akan lalai atau lengah dengan tugas sekolahnya seperti pada game-game lain yang tidak memberikan manfaat pada anak. SNAIL dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang edukatif dan kreatif pada anak,” pungkas dia.

 

Bermain Sembari Belajar Tentang Laut Indonesia Lewat SNAIL

Sekelompok mahasiswa tersebut terdiri dari lain Rusdiatin (ketua kelompok), dengan anggota Nur Wantika, M Athoillah Sholahudin, dan Shobrina Silmi Qori Tartila. Di bawah bimbingan dosen, Annur Ahadi Abdillah, mereka mnciptakan sebuah aplikasi game yang diberi nama “SNAIL (Snake and Invincible Ladder) Fishieries Education Games: Aplikasi Pengenalan Dunia Maritim pada Anak-Anak”.

Kelompok Mahasiswa Unair selaku pengembang games SNAIL

Kelompok Mahasiswa Unair selaku pengembang games SNAIL

Proposal pengembangan aplikasi games ini rupanya berhasil lolos seleksi Dirjen Dikti pada Kemenristekdikti. Aliran dana pun dikucurkan lewat Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) tahun 2016. Rusdiatin selaku ketua kelompok tersebut menyebutkan bahwa game SNAIL ini  merupakan saerana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini terkait dengan kemaritiman, khususnya tentang biota laut.

“Karakter tersebut, antara lain clawn fish, starfish, jellyfish, dan crab. Ketika pemain memilih tema dan karakter sesuai dengan yang diinginkan maka akan muncul sebuah informasi mengenai tema maupun karakter yang dipilih. Di sinilah salah satu letak edukasinya,” papar Rusdiatin. Game tersebut terdiri dari 100 bidak dengan jumlah ular lima dan tangga lima.