Grafis Tomb Raider PS4

Kabar Gembira Bagi User Android Pecinta Tomb Raider

Tomb Raider adalah suatu media franchise yang mempunyai beragam cabang seperti video game, komik, novel, taman bermain, film, sampai merchandise. Tomb Raider diciptakan pertama kali pada tahun 1996 dengan lakon utama bernama Lara Croft seorang Arkeolog fiksi yang kaya dari Inggris.

Lara Croft : Tomb Raider

Lara Croft : Tomb Raider

Tomb Raider meraih kesuksesan setelah seri video gamenya diluncurkan di berbagai negara di dunia. Pada tahun 2006, Lara Croft mendapatkan penghargaan dari Guinness Book of World Records sebagai tokoh pahlawan wanita fiksi tersukses yang pernah ada. Tomb Raider adalah game single person dengan genre action-adventure dan action role-playing.

Enam game pertama Tomb Raider dikembangkan oleh Core Design kemudian diteruskan oleh Crystal Dynamics dan berhasil menelurkan empat sekuel lanjutannya. Tidak hanya menggebrak di dunia game saja, Tomb Raider juga sukses menggebrak dunia perfilman. Terdapat dua film bertemakan pahlawan wanita ini dengan judul Lara Croft: Tomb Raider dan Lara Croft Tomb Raider: The Cradle of Life yang dibintangi oleh aktris terkenal Angelina Jolie.

Seri-seri dari Tomb Raider ini antara lain Tomb Raider (1996), Tomb Raider II (1997), Tomb Raider III (1998), Tomb Raider: The Last Revelation (1999), Tomb Raider Chronicles (2000), Tomb Raider: The Angel of Darkness (2003), Tomb Raider: Legend (2006), Tomb Rider: Anniversary (2007), dan Tomb Raider: Underworld (2008).

Game Tomb Raider Dirilis Untuk Android

Mulai 1 April Square Enix merilis Tomb Raider I di Play Store setelah dua tahun lalu (Desember 2013) rilis di iOS dengan harga Rp 12.000,- . Bagi kamu penggemar berat Tomb Raider mungkin kamu akan merasa sayang untuk melewatkan kesempatan ini. Kini dengan harga Rp15.784 kamu sudah bisa memainkan game ini di perangkat Android tanpa fitur yang hilang atau tambahan lainnya, kecuali dari segi kontrol.

Kualitas gambar game Tomb Raider PS1

Kualitas gambar game Tomb Raider PS1

Berbicara tentang kontrol, sepertinya hal ini mesti kamu perhatikan sebelum membelinya. Dari ulasan yang ada di App Store maupun Play Store, ada beberapa yang mengatakan bahwa kontrolnya bermasalah. Saya sendiri penasaran akan hal itu dan ingin membuktikannya. Hasilnya, memang sangat sulit untuk beradaptasi dengan kontrolnya, terlebih jika kamu belum pernah memainkan Tomb Raider I sebelumnya seperti saya.

Di sisi kiri, tombol atas dan bawah digunakan untuk maju dan mundur, sedangkan tombol panah kiri dan panah kanan digunakan untuk membuat Lara menghadap ke arah sesuai tombol seperti orang disuruh hadap kiri atau kanan. Nah, di sisi kanan, tombol panah kiri dan panah kanan digunakan untuk menggerakkan Lara ke arah yang bersangkutan. Ini terasa kurang intuitif bagi saya.

Scene Kontroversial Tomb Raider PS3 dan Xbox

Pada game yang rencananya akan diluncurkan pada tanggal 5 Maret 2013 ini kembali dibuat oleh Crystal Dynamics dan dipublikasikan oleh Square Enix. Crystal Dynamics juga menyederhanakan judul game terbaru ini hanya dengan nama Tomb Raider saja. Rumornya, Tomb Raider (2013) ini akan diciptakan untuk dapat dimainkan oleh pengguna PlayStation 3, Xbox 360 dan perangkat berbasis Microsoft Windows.

Grafis Tomb Raider PS4

Grafis Tomb Raider PS4

Sedikit mengulas game terbaru dari Tomb Raider, sebelum ini banyak rumor mengatakan bahwa di game yang dirilis tahun 2013 tersebut terdapat satu scene yang memperlihatkan Lara Croft diperkosa. Namun, rumor tersebut dibantah oleh Crystal Dynamics dalam situs resmi mereka. Darell Gallagher, Studio Head, mengatakan bahwa ini bukan lagi sekuel namun lebih tepat disebut prekuel.

“Dalam prekuel ini merupakan pertama kalinya Lara Croft terpaksa harus membunuh manusia lainnya. Dalam beberapa scene terdapat percakapan dan drama untuk menghidupkan suasana game, namun alur cerita game ini tidak sampai ke tingkat yang mengandung unsur seksual, karena kita membuat game ini tidak mengikutsertakan unsur seksual di dalamnya, hanya unsur action dan petualangan saja,” jelas Gallagher.

 


Crash Bandicoot hadir untuk PS4

Crash Bandicoot Kembali Dirilis Untuk PS4

Bagi kalian yang merupakan kelahiran 90-an dan telah merasakan awal kemunculan game konsol Playstation, pasti tidak asing lagi dengan game yang satu ini. Game apalagi selain Crsah Bandicoot yang sempat mewarnai hari-hari para penggemar game konsol pada era akhir 90-an tersebut. Revolusi permainan konsol yang dilakukan Sony Computer Entertainment saat itu rasanya semakin sempurna dengan adanya game Crash Bandicoot ini.

Gameplay Crash Bandicoot N Sane Trilogy

Gameplay Crash Bandicoot N Sane Trilogy

Muncul pertama kali pada 1994, Crash Bandicoot sendiri hadir dalam beberapa seri. Yang pertama berjudul ‘Crash Bandicoot (1994), lalu diikuti dengan Crash Bandicoot 2: Cortex Strikes Back (1997), dan Crash Bandicoot 3: Warped (1998). Tidak hanya itu, Naughty Dog (Game Developer) pun menutup sepak terjang Crash Bandicoot di Playstation (PSX) dan Playstation 1  (PSone) dengan meluncurkan Crash Team Racing pada 1999.

Namun ternyata kejayaan Naughty Dog tidak bertahan saat kemunculan konsol Playstation 2 (PS2). Usai mengeluarkan Crash Bandicoot untuk konsol PS2, Xbox 360, Nintendo DS dan Wii,  Activision selaku publisher game ini memutuskan Crash Bandicoot untuk rehat dari persaingan game konsol. Mereka memutuskan rehat pada 2011 usai meluncurkan Crash: Mind over Mutant pada tahun 2008.

Kembalinya Crash Bandicoot di Konsol Playstation 4

Enam tahun sudah sejak sebuah publisher game Crash Bandicoot, Activision memutuskan untuk rehat. Kini Crash dan kawan-kawan siap hadir untuk mengobati kerinduan para gamers. Activision dan studio game Vicarious Visions,  akan merilis game remastered dari trilogi Crash Bandicoot, Cortex Strikes Back, dan Warped, untuk platform PlayStation 4 yang mereka beri judul: Crash Bandicoot N. Sane Trilogy.

Crash  Bandicoot hadir untuk PS4

Crash Bandicoot hadir untuk PS4

Activision mengungkap beberapa pengembangan yang dilakukan dari game remastered tersebut. Dustin King, Art Lead dari Activision, dalam situs resmi menyatakan bahwa mereka mengupgrade tampilan visual dan grafis game ini tanpa mengurangi keseruan yang ditawarkan sejak ada pada konsol PS1.

“Dalam game ini kami menambahkan pencahayaan real-time dengan mesin PBR (Physically Based Rendering), juga peningkatan pada ukuran tekstur sehingga dapat menampilkan pemandangan yang berbeda dari yang asli,” ujar Dustin King.

Game Director, Dan Tanguay juga memberikan bocoran akan ada beberapa fitur baru di dalam game tersebut yang akan membedakan Crash Bandicoot N Sane Trilogy ini dengan pendahulunya. Sebagai game petualangan yang menyenangkan, Crash Bandicoot tidak hanya dapat menjaring pemain-pemain lama yang ingin mengenang kembali keseruan trilogi game ini, tapi juga memperkenalkan karakter Crash kepada pemain-pemain baru.

Mengenang Game Legendaris, Crash Bandicoot

Pada jamannya, kehadiran Crash Bandicoot 1,2 dan 3 serta Crash Team Racing (CTR) merupakan yang terbaik diantara game-game sejenis. Baik dari sektor gameplay hingga grafis, kerjasama Naughty Dog dan Sony Computer Entertainment sepertinya berhasil membuat game ini menjadi yang terlaris pada saat itu. Tidak heran para penggemarnya pun masih tidak bisa move on ketika Crash dirilis untuk konsol PS2.

Nostalgia Crash Bandicoot PS1

Nostalgia Crash Bandicoot PS1

Sedikit untuk mengenang kejayaan Naughty Dog dengan Crash Bandicoot nya untuk konsol PSX dan PS1, konsep yang mereka sajikan ternyata tidak jauh berbeda dengan game android sekarang. Hanya membutuhkan sebuah perintah gerakan simpel seperti berjalan, melompat, menyerang dan bergerak dari sisi kanan maupun kiri. Namun mereka membungkusnya dengan sempurna sehingga menjadikan Crash Bandicoot sebagai game legendaris.

Kini dengan dirilisnya Crash Bandicoot N. Sane Trilogy untuk game konsol PS4, diharapkan bisa mengobati rasa rindu para penggemar Crash Bandicoot pada konsol PSX dan PS1. Dirilis pada 30 Juni 2017 kemarin, hingga saat ini penjualan game Crash Bandicoot N. Sane Trilogy cukup memuaskan. Dan menurut para gamers yang telah mencoba, mereka mengakui bahwa Activision dan Vicrious Visions berhasil menyempurnakannya untuk konsol PS4.