Gameplay ASTARK Football Indonesia

ASTARK, Game Football Manager Android Indonesia

Minat masyarakat di dunia terhadap sepakbola tidak pernah surut dari jaman ke jaman. Berbagai hal berbau sepakbola selalu saja laris diserbu jutaan penggemarnya. Mulai dari pertandingan sepakbola, koleksi merchandise sepakbola bahkan hingga merambah ke sektor game. Yang terakhir merupakan salah satu elemen yang membuat animo masyarakat terhadap sepakbola terus meningkat.

ASTARK Football Indonesia mengusung teknologi AR

ASTARK Football Indonesia mengusung teknologi AR

Sejak jaman game konsol mulai populer di tanah air, popularitas game sepakbola terus saja meningkat. Terlihat dari paera pengembang game yang terus memperbaiki kualitas game tersebut dari tahun ke tahun. Mulai dari mengeluarkan edisi berbeda untuk konsol yang sama hingga membuat game sepakbola untuk versi yang kompatibel dengan konsol game keluaran terbaru.

Dan kini memasuki era digital, kepopuleran game pun mulai merambah ke sektor smartphone Android. Adalah sebuah pengembang game android yang membuat game bertema sepakbola untuk gadget android. Diberi nama ASTARK Football, game yang satu ini merupakan game android pertama bertemakan sepakbola asli Indonesia dengan teknologi Augmented Reality (AR).

Bertarung Menjadi Manajer Terbaik di ASTARK Football

PT Astar Asia Global dan PT ARE Teknologi Kreasi, resmi meluncurkan aplikasi mobile gaming sepak bola yakni ASTARK Football pada akhir tahun 2016 lalu, tepatnya 4 Desember 2016. ASTARK Football merupakan aplikasi yang berkonsep manajer. Dengan disematkanya teknologi AR trading cards dalam aplikasi tersebut, pengguna bisa memainkan figur pesepak bola dalam dalam bentuk tiga dimensi.

Gameplay ASTARK Football Indonesia

Gameplay ASTARK Football Indonesia

Ini merupakan kali pertama di Indonesia, aplikasi permainan sepak bola menggunakan teknologi augmented reality (AR) trading cards. Inti dari seluruh permainan di aplikasi ini adalah berkompetisi melawan pengguna lain. Mereka harus membuktikan siapa yang mampu membangun dan melatih tim terbaik.

Aplikasi ini sejatinya memiliki unsur serta konsep yang sama dengan aplikasi sejenis seperti Football Manager. Namun, ASTRAK Football menawarkan beberapa perbedaan. Dalam unsur pemilihan pemain misalnya. Aplikasi ini tidak menyuguhkan para pesepak bola internasional, melainkan hanya memberikan materi para pemain dalam negeri saja.

Hal itu bertujuan untuk menjembatani penggemar sepak bola di tanah air dengan para pemain idola mereka. “Kami ingin membuat sebuah wadah interaksi yang unik untuk penggemar sepak bola di Indonesia,” kata pesepak bola tanah air sekaligus Founder ASTARK, Arthur Irawan, dalam acara tersebut.

Main ASTARK Football, Bepe Incar Karakter Boaz Salossa

Selain menawarkan teknologi Augmented Reality, ASTARK Football juga menawarkan penggunanya untuk membeli item berupa trading cards, untuk memuluskan jalannya permainan. Trading cards merupakan satu paket kartu yang terdiri dari beberapa elemen seperti pemain, tempat latihan dan skill pemain.

Bambang Pamungkas incar karakter Boaz di ASTARK

Bambang Pamungkas incar karakter Boaz di ASTARK

“Para pengguna tidak hanya sekedar mengoleksi kartu-kartu saja, melainkan bisa turut berinteraksi dengan hal itu. Sebab, kartu-kartu itu bisa diintegrasikan ke dalam aplikasinya,” kata Co-Founder PT. ARE Teknologi Kreasi, Peter Shearer.

Sementara itu, Bambang Pamungkas yang turut hadir dalam acara ini, menyambut positif aplikasi tersebut. Menurut Bepe, ini merupakan terobosan baru untuk lebih mengenal pesepak bola tanah air. Sang pemain sendiri mengaku telah memainkan game ASTARK Football Manager ini.

“Aplikasi ini menarik dan spesial karena mengedepankan para pemain lokal. Efeknya hal itu bisa menjadi jembatan rasa nasionalisme untuk para pengguna terhadap pemain asal negara mereka sendiri,” ujar pemain yang biasa dipanggil Bepe tersebut.

Tidak hanya menjajal  game ASTARK ini saja. Bahkan Bepe mengaku mulai keranjingan memainkan game android yang satu ini. Mantan penyerang gaek timnas Indonesia tersebut juga mengaku bahwa dirinya mengincar sosok karakter pemain Boaz Salossa dalam game tersebut. Menurutnya karakter Boaz di game ASTARK sangatlah kuat, sesuai dengan fakta di lapangan.