Gameplay SNAIL for Android

SNAIL, Games Syarat Edukasi Kemaritiman Indonesia

Sejak Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti melakukan gebrakan terhadap zona maritim di nusantara, jargon “Tenggelamkan!” pun semakin populer di masyarakat tanah air. Langkah ekstrim Ibu Menteri yang bahkan tidak lulus smp ini menuai banyak pro kontra, ada yang setuju maupun menentang keras kebijakan Menteri Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti

Fenomena ini membuat kesadaran masyarakat akan wilayah maritim Indonesia yang sempat terlupakan kembali menyala. Menteri Susi selalu saja memberikan pesan positif yang bisa menanamkan kesadaran masyarakat terhaadap kelautan Indonesia. Seperti misalnya komentar Ibu Susi di salah satu video yang sempat viral media sosial Instagram, “Ingat, makan ikan. Kalau tidak, nanti saya tenggelamkan!”.

Semangat kemaritiman dari Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan ini tampaknya menular ke banyak generasi muda. Bahkan kini ada sekelompok mahasiswa yang mengembangkan sebuah aplikasi permainan tentang Laut Indonesia. Kelompok mahasiswa dari Fakutas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (Unair) tersebut menamakan game berbasis Android tersebut ‘SNAIL’.

Game Android Tentang Kekayaan Laut Indonesia

Meski memiliki kekayaan biota laut yang menakjubkan, wawasan dan pengetahuan anak Indonesia tentang kondisi kemaritiman sangatlah minim. Meliha fenomena ini, sekelompok Mahasiswa FKP Unair tergerak untuk merancang sebuah sarana edukasi kemaritiman untuk usia dini yang cukup unik. Disebut unik sebab sarana tersebut berbentuk sebuah aplikasi permainan yang dioperasikan lewat smartphone Android.

Gameplay SNAIL for Android

Gameplay SNAIL for Android

SNAIL adalah sebuah game berbasis Android yang dapat dimainkan oleh dua orang atau lebih. Ketika akan memulai, pemain disuguhkan dengan dua tema background berbeda yang dapat dipilih. Tema tersebut terdiri dari laut dan terumbu karang. Di samping memilih tema, pemain juga diharuskan memilih karakter dan jumlah karakter yang ingin dimainkan.

Cara memainkan game ini juga bisam dibilang cukup mudah. Pemain tinggal melempar dadu. Ketika pemain sampai pada bagian ular maupun tangga, pemain diharuskan menjawab sebuah pertanyaan seputar maritim. Tidak hanya itu, permainan SNAIL ini juga sangat baik dari segi tampilan, background, dan karakter yang dapat menambah pengetahuan tentang kemaritiman Indonesia.

“Dengan anak bermain game ini diharapkan para orang tua tidak perlu khawatir dan takut anaknya akan lalai atau lengah dengan tugas sekolahnya seperti pada game-game lain yang tidak memberikan manfaat pada anak. SNAIL dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang edukatif dan kreatif pada anak,” pungkas dia.

 

Bermain Sembari Belajar Tentang Laut Indonesia Lewat SNAIL

Sekelompok mahasiswa tersebut terdiri dari lain Rusdiatin (ketua kelompok), dengan anggota Nur Wantika, M Athoillah Sholahudin, dan Shobrina Silmi Qori Tartila. Di bawah bimbingan dosen, Annur Ahadi Abdillah, mereka mnciptakan sebuah aplikasi game yang diberi nama “SNAIL (Snake and Invincible Ladder) Fishieries Education Games: Aplikasi Pengenalan Dunia Maritim pada Anak-Anak”.

Kelompok Mahasiswa Unair selaku pengembang games SNAIL

Kelompok Mahasiswa Unair selaku pengembang games SNAIL

Proposal pengembangan aplikasi games ini rupanya berhasil lolos seleksi Dirjen Dikti pada Kemenristekdikti. Aliran dana pun dikucurkan lewat Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) tahun 2016. Rusdiatin selaku ketua kelompok tersebut menyebutkan bahwa game SNAIL ini  merupakan saerana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini terkait dengan kemaritiman, khususnya tentang biota laut.

“Karakter tersebut, antara lain clawn fish, starfish, jellyfish, dan crab. Ketika pemain memilih tema dan karakter sesuai dengan yang diinginkan maka akan muncul sebuah informasi mengenai tema maupun karakter yang dipilih. Di sinilah salah satu letak edukasinya,” papar Rusdiatin. Game tersebut terdiri dari 100 bidak dengan jumlah ular lima dan tangga lima.